Desain Grafis tidak bisa dikaitkan atau diukur dengan harga Mahal ataupun Murah. Jika Anda membayar murah untuk minta dibuatkan desain grafis kepada seorang desainer, maka bukan lantas artinya hasil desainnya akan terlihat murahan, begitupun sebaliknya jika Anda membayar mahal lalu kemudian Anda menuntut hasil desain yang mahal.
Ukuran yang benar adalah " sudah efektif dan optimalkah desain Anda ? ". Desain Mahal & Murah itu relatif, material yang digunakan boleh murahan namun bisa jadi tampilan desainnya memiliki tingkat efektifitas tinggi dalam membantu meningkatkan penjualan produk Anda, material yang digunakan boleh mahal tapi bisa jadi desainnya tidak efektif dalam membantu pemasaran produk Anda.
Terus bagaimana?...Apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang pengusaha ketika akan membuat desain untuk membantu usahanya...?
Solusi bijak adalah Anda harus memilih desainer yang tepat, adalah seorang desainer yang tidak hanya sekedar bisa membuat desain alakadarnya, tapi desainer yang memiliki dasar pengetahuan mencukupi tentang Marketing, Promosi, Publikasi dan Branding.
Banyak kasus ditemukan, Para penyedia jasa Printing yang mempekerjakan Desainer Grafis yang tidak perlu berpikir konseptual, tidak perlu strategi branding, tidak perlu mempertimbangkan Marketing atau hal lainnya yang berkaitan dengan prinsip Komunikasi Visual. Pemilik usaha itu sendiri telah beranggapan bahwa desain yang asal jadi sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen, tidak perlu konsep ataupun strategi, alhasil desain yang dibuat tidak efektif dan optimal dalam membantu pemasaran.
Perlu diingat, bahwa membeli desain grafis sama dengan membeli pikiran, ide dan imajinasi, tak ada ukuran secara fisik, ukurannya adalah disesuaikan pada kebutuhan serta estetika. Jika situasi dan kondisi menuntut kesederhanaan maka konsekuensinya adalah Anda harus membayar untuk kesederhanaan tersebut, tidak bisa disamakan dengan membeli produk yang memiliki bentuk fisik dan takaran baku dengan tarif umum, seperti membeli kerupuk seharga Rp. 5000,- akan lebih sedikit dibanding kerupuk yang dibeli dengan harga Rp. 10.000,-.
Ukuran yang benar adalah " sudah efektif dan optimalkah desain Anda ? ". Desain Mahal & Murah itu relatif, material yang digunakan boleh murahan namun bisa jadi tampilan desainnya memiliki tingkat efektifitas tinggi dalam membantu meningkatkan penjualan produk Anda, material yang digunakan boleh mahal tapi bisa jadi desainnya tidak efektif dalam membantu pemasaran produk Anda.
Terus bagaimana?...Apa yang sebaiknya dilakukan oleh seorang pengusaha ketika akan membuat desain untuk membantu usahanya...?
Solusi bijak adalah Anda harus memilih desainer yang tepat, adalah seorang desainer yang tidak hanya sekedar bisa membuat desain alakadarnya, tapi desainer yang memiliki dasar pengetahuan mencukupi tentang Marketing, Promosi, Publikasi dan Branding.
Banyak kasus ditemukan, Para penyedia jasa Printing yang mempekerjakan Desainer Grafis yang tidak perlu berpikir konseptual, tidak perlu strategi branding, tidak perlu mempertimbangkan Marketing atau hal lainnya yang berkaitan dengan prinsip Komunikasi Visual. Pemilik usaha itu sendiri telah beranggapan bahwa desain yang asal jadi sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen, tidak perlu konsep ataupun strategi, alhasil desain yang dibuat tidak efektif dan optimal dalam membantu pemasaran.
Perlu diingat, bahwa membeli desain grafis sama dengan membeli pikiran, ide dan imajinasi, tak ada ukuran secara fisik, ukurannya adalah disesuaikan pada kebutuhan serta estetika. Jika situasi dan kondisi menuntut kesederhanaan maka konsekuensinya adalah Anda harus membayar untuk kesederhanaan tersebut, tidak bisa disamakan dengan membeli produk yang memiliki bentuk fisik dan takaran baku dengan tarif umum, seperti membeli kerupuk seharga Rp. 5000,- akan lebih sedikit dibanding kerupuk yang dibeli dengan harga Rp. 10.000,-.

Comments
Post a Comment